Versi terbaru SIMPUStronik Kabupaten Edition
19/03/2009 by: dr. Agus
Berawal dari sharing dengan teman2 dinas kesehatan kabupaten Gresik. Aplikasi SIMPUS mendapat suntikan ide yang lumayan segar. Berikut beberapa update dan oleh-oleh dari Gresik :
- Setup utama dibuat untuk seluruh puskesmas dikabupaten. jadi user tinggal pilih nama puskesmas maka sudah bisa masuk ke aplikasi puskesmas masing-masing (jadi gak perlu setting masing-masing dipuskesmas). Alurnya : masukkan data semua puskesmas di setup utama, kemudian buat query untuk masuk ke form puskesmas masing-masing. Lebih detail pak marno yang lebih tahu, karena beliaulan penemu ide ini
- Setting peta dibuat lebih sederhana, dengan membuat field bantuan dipinggir, sehingga tidak perlu ‘nggereti field’ untuk ditaruh diatas peta
- Isi diagnosa, obat tidak perlu menghafal singkatan cukup diketik langsung keluar sesuai kaidahnya.
Semoga semakin lama update nya semakin banyak tapi tidak “membebani” data base. kayak komentarnya teman2 di Lamongan : “buka form bisa disambi buat popmie” he…he..
Ini ada ide lagi buat update aplikasi ini :
- desa di koding sesuai GIS, sehingga di tingkat 2 langsung konek dengan aplikasi ARC view (maklum ditingkat dinkes maunya yg enak2 aja, tinggal buat query eksport ke excell lalu digabung dengan arcview
- SIN, ini yang menarik… andaikan semua penduduk di SIMDUK nya dispenduk yang ngluarin KTP ama Akte database nya digabung dengan pasien baru, pastilah petugas loket gak perlu entry pasien baru, tinggal isi antrian.
So…. kami berharap teman2 yang sudah running dengan sistem ini silahkan mencoba terus menyempurnakan aplikasi ini. karena kamipun juga berangkat dari “tidak tahu” untuk mengembangkan aplikasi, dan kalau dah ada inovasi kami juga dikabari siapa tahu malah kami yang ketinggalan.





Kami dari sangatta ingin mengutarakan maksud hati agar segera terjalin kerja sama antara Simpus ngawi dengan Dinkes Kutai timur kaltim.. karena selama ini di puskesmas kami belum terjamah yang namanya Simpus.. Mohon Info lebih lanjut,
terima kasih.
Kemarin sudah ada kontak dari kab. Kutai Timur, tapi karena kesibukan kami belum bisa ke KUtai Timur. Mudah2an tahun ini bisa menjalin komunikasi yang lebih intens dengan teman2 di kutai timur. Selamat berkarya….
Sebelumnya kami mohon maaf, saya sebagai service provider LGSP wilayah Jawa Timur yang diberi tugas untuk mengembangkan simpus pada puskesmas di Madiun dan sekitarnya, yang rujukannya adalah Simpus Ngawi.
Sebagai informasi saja, Simpus Ngawi tersebut saat ini telah kami kembangkan menggunakan pemrograman (VB6 dan MySQL, serta Crystall report sebagai pelaporan), yang beberapa waktu lalu kami install di Puskesmas2 Madiun, yang selanjutnya merambah ke Kediri, Medan (Deli Serdang)yang sampai saat ini kami bersama tim simpus di wilayah tersebut terus melakukan pengembangan lebih lanjut (updating).
untuk itu, dalam kesempatan yang baik ini, kami selaku pengembang software bermaksud memohon ijin telah mengembangkan simpus tanpa sepengetahuan tim Simpus Ngawi, dan harapan saya Tim Simpus Ngawi berkenan terlibat dalam pengembangan Simpus yang kami rancang guna meningkatkan mutu pelayanan puskesmas diwilayah Indonesai, karna tanpa keterlibatan berbagai pihak, tiada mungkin simpus kami bisa dikembangkan dan digunakan di seluruh penjuru tanah air.
sebagai informasi, Source Code yang kami rancang juga saya serahkan kepada pengguna Simpus Ver 1.0 di wilayah Kediri, Madiun, dan akhir bulan ini ke Medan, yang harapan saya dengan source code yang saya sertakan dalam bundle aplikasi simpus versi 1.0 dapat dikembangkan oleh tenaga terampil dan juga saya berikan hak untuk di launching kembali (di jual lagi) dengan tetap mengedepankan etika yaitu dengan sepengetahuan kami.
demikian, 1x lagi saya atas nama pribadi mohon maaf
Terimkasih telah mengembangkan simpus ngawi, kita juga terus mengembangkan aplikasi ini dengan harapan provide kesehatan di Puskesmas dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan terbantu untuk recording dan reporting dengan aplikasi ini.
Komitmen kami memberikan aplikasi yang terbaik (mudah, dan aplikatif), terjangkau (“free” dengan segenap artinya), dan dapat dikembangkan terus.
Dari pengalaman kami ada satu prinsip dalam pengembangan simpus yang mirip dengan motonya teh botol sosro, “apapun aplikasinya, yang penting entry data dan dukungan kebijakannya”
terima kasih Pak Admin……… semoga cita-cita kita mewujudkan Datacenter Rekam Medis di daerah-daerah akan lancar… semoga kita akan selalu bekerjasama membuat yang terbaik untuk negeri ini… entah kapan waktu semoga kita bisa bersua di darat. thanks (Mary)
Amiin
pak, kalo memang simpustronik sudah ada update terbaru
moho kami di dinkes lamongan bs di beri versi trialnya
Terimakasih atas kunjungannya, saya masih nunggu servernya pemkab ngawi untuk nitibkan update terbaru simpus. Mudah2an segera terwujud