SIMPUS, Selayang Pandang
30/03/2009 by: dr. AgusSimpustronik merupakan program aplikasi komputer yang dirancang dan dikembangkan sendiri oleh tim SIK (Sistem Informasi Kesehatan) Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi untuk memenuhi kebutuhan data dan informasi Puskesmas seperti register pasien, register penyakit, laporan kunjungan, laporan penyakit, laporan obat, laporan keuangan, grafik dsb.
Program ini dirancang untuk memudahkan Puskesmas dalam pengelolaan data dan informasi, serta kemudahan bagi operator untuk menjalankannya. Karena kemudahan pengoperasian ini bahkan orang yang baru kenal dengan komputerpun akan bisa langsung menjalankannya. Dengan input seminim mungkin akan didapatkan output seoptimal mungkin sehingga diharapkan dapat menjadi bahan untuk memecahkan permasalahan manajemen di Puskesmas.
Simpus Kabupaten Ngawi disusun dengan mengandalkan sistem operasi Windows XP khususnya Microsoft Office Access.2003. Aplikasi yang dikembangkan selama ini adalah :
Rekam Medis/Status Penderita
- Kartu Ibu,
- Kartu KB
- Kartu Anak
- TB. Paru
- Promosi Kesehatan Masyarakat
- Penyehatan Lingkungan
- Usaha Kesehatan Gigi Anak Sekolah dan UKS
- Dental Record
- Gizi
- Sistem Informasi Kepegawaian dan Pendidikan (SIMKADIK)
Input Data :
Berasal dari registrasi pasien maupun hasil kegiatan di pelayanan kesehatan masyarakat di lapangan (luar gedung). Proses input data sangat mudah, cepat dan singkat, sekali entry data maka data sudah tersimpan dengan akurat.
Form entry data yang sudah tersedia meliputi : Ruang Loket, BP, KIA, Gigi, Apotek, UGD, Mata, Imunisasi, Rawat Inap, Poned, dan Laboratorium.
Output Data :
- Register kunjungan menurut cara bayar ataupun menurut tempat pelayanan
- Register Penyakit
- Register Rawat Inap
- Register Laboratorium
- Laporan Keuangan
- Laporan Obat meliputi : LPLPO, Rasionalisasi obat, hitung resep.
- Laporan Imunisasi
- Laporan Penyakit / LB1 / W2
- Grafik
- Setting ganti nama desa/dusun/petugas serta penambahan data obat
- Bantuan tutorial
- Periode laporan dapat ditentukan sesuai dengan kebutuhan waktuDapat melakukan filter data sesuai kriteria yang diinginkan
Kemudahan yang didapatkan dengan menggunakan aplikasi ini :
- Pelayanan di loket dapat dipersingkat, cukup 1 menit, pasien sudah bisa mendapatkan nomor antrian. Hal ini berbeda kalau puskesmas menggunakan sistem manual. Pasien yang datang harus dicarikan rekam medisnya terlebih dahulu di lemari berkas. Sekarang tidak perlu lagi mencari cukup memasukkan nomor register di form antrian, pasien sudah siap untuk antri di ruangan pelayanan.
- Akurasi data dan kecepatan analisa untuk kartu ibu. Dengan Entry data yang teratur, maka bidan tidak perlu lagi membuka kohort untuk mencari K1, K4 atau pertolongan persalinan. Selain itu, juga dapat dicari perkiraan kelahiran dari pasien (sebagai ganti kantong persalinan). PWS pun dapat di output menjadi 2 versi. Versi konvensioanl dengan tampilan microsoft excel dan tampilan dalam bentuk peta.Otomotasisi laporan dan analisa data untuk masing-masing aplikasi yang relatif mudah digunakan oleh user yang masih awam.
Untuk menjalankan aplikasi ini di puskesmas, di Kabupaten Ngawi juga menghadapai berbagai kendala dan hambatan. Keterbatasan Kemampuan SDM menjadi masalah yang cukup menghambat pelaksanaan simpus. Untuk meminimalisir kendala ini, tim SIK selalu melakukan pendampingan dan pelatihan secara berkala kepada petugas puskesmas. Selain itu Kepala Dinas juga terus memotivasi puskesmas untuk melaksanakan entry data.
Listrik mati menjadi kendala dalam pelayanan, terutama puskesmas yang tidak memiliki genset.
pada pertengahan pelaksanaan, virus, menjadi problem serius di puskesmas. Upaya tim untuk mengendalikan virus ada beberapa langkah,yaitu :
- Memberikan Update antivirus secara rutin
- Menjaga komputer pelayanan dari transfer data dengan flasdisk. Untuk falsdisk hanya boleh digunakan di komputer administrasi
- Tidak mengubungkan komputer palayanan ke jaringan lain dan internet.





Dear admin..
Saya kapusk sebuah pusk di kota mataram. Tapi kebetulan sotware yang dipakai berbeda dengan ngawi yang sebelumnya dah ada di 4 pusk.
1 minggu ini kita sedang uji coba simpus. sebagai gambaran rata-rata kunjungan adalah 11o org/ hari. Saya ingin masukan apakah semua family folder yang sudah ada harus kita entry terlebih dahulu, ataukah pelan tapi pasti kita masukkan sesuai kunjungan saja. terima kasih.
salam kenal
terimakasih atas kunjungannya. Apapun aplikasinya saya kira sama. kalo petugas loket Ibu cepat mengetiknya (bisa dibantu oleh 1 orang lagi buat anamnese) bisa langsung realtime, jadi ada pasien datang langsung dimasukkan. kalo dientry semua lebih dulu akan meringankan petugas loket bila ada pasienbaru dartang (karena tinggal search record saja). Kalo saya pribadi lebih cenderung ke cara pertama saja, lebih valid walau butuh waktu agak lama… toh bottle neck di loket karena pendataan ulang paling lama cuma 2-3 bulan pertama saja