<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: SIMPUS, Selayang Pandang</title>
	<atom:link href="http://www.simpustronik.net/2009/03/30/simpus-selayang-pandang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.simpustronik.net/2009/03/30/simpus-selayang-pandang/</link>
	<description>blog tentang SIMPUSelektronik Ngawi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 08:39:35 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: Ton</title>
		<link>http://www.simpustronik.net/2009/03/30/simpus-selayang-pandang/comment-page-1/#comment-127</link>
		<dc:creator>Ton</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 01:07:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.simpustronik.net/?p=31#comment-127</guid>
		<description>salam kenal
terimakasih atas kunjungannya. Apapun aplikasinya saya kira sama. kalo petugas loket Ibu cepat mengetiknya (bisa dibantu oleh 1 orang lagi buat anamnese) bisa langsung realtime, jadi ada pasien datang langsung dimasukkan. kalo dientry semua lebih dulu akan meringankan petugas loket bila ada pasienbaru dartang (karena tinggal search record saja). Kalo saya pribadi lebih cenderung ke cara pertama saja, lebih valid walau butuh waktu agak lama... toh bottle neck di loket karena pendataan ulang paling lama cuma 2-3 bulan pertama saja</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal<br />
terimakasih atas kunjungannya. Apapun aplikasinya saya kira sama. kalo petugas loket Ibu cepat mengetiknya (bisa dibantu oleh 1 orang lagi buat anamnese) bisa langsung realtime, jadi ada pasien datang langsung dimasukkan. kalo dientry semua lebih dulu akan meringankan petugas loket bila ada pasienbaru dartang (karena tinggal search record saja). Kalo saya pribadi lebih cenderung ke cara pertama saja, lebih valid walau butuh waktu agak lama&#8230; toh bottle neck di loket karena pendataan ulang paling lama cuma 2-3 bulan pertama saja</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dr. wiwin nurhasida</title>
		<link>http://www.simpustronik.net/2009/03/30/simpus-selayang-pandang/comment-page-1/#comment-126</link>
		<dc:creator>dr. wiwin nurhasida</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 02:18:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.simpustronik.net/?p=31#comment-126</guid>
		<description>Dear admin..
Saya kapusk sebuah pusk di kota mataram. Tapi kebetulan sotware yang dipakai berbeda dengan ngawi yang sebelumnya dah ada di 4 pusk. 
1 minggu ini kita sedang uji coba simpus. sebagai gambaran rata-rata kunjungan adalah 11o org/ hari. Saya ingin masukan apakah semua family folder yang sudah ada harus kita entry terlebih dahulu, ataukah pelan tapi pasti kita masukkan sesuai kunjungan saja. terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear admin..<br />
Saya kapusk sebuah pusk di kota mataram. Tapi kebetulan sotware yang dipakai berbeda dengan ngawi yang sebelumnya dah ada di 4 pusk.<br />
1 minggu ini kita sedang uji coba simpus. sebagai gambaran rata-rata kunjungan adalah 11o org/ hari. Saya ingin masukan apakah semua family folder yang sudah ada harus kita entry terlebih dahulu, ataukah pelan tapi pasti kita masukkan sesuai kunjungan saja. terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
