Evaluasi Aplikasi Imunisasi
30/07/2009 by: TonAplikasi Imunisasi berbasis data individual sudah diterapkan di puskesmas Dinas Kesehatan Blitar kab/kot. Lumajang dan tentu saja Dinkes Ngawi.
Ada beberapa catatan evaluasi dari pelaksanaan Aplikasi ini dari sisi software aplikasi, diantaranya :
- Sambutan dan antusias dari korim (coordinator Imunisasi) sangat baik, dari 3 kabupatan 90 % sudah melakukan entry data imunisasi mulai bulan januari sd juli 2009
- Pemanfaatan data masih belum optimal. Kunci dari keberhasilan sebuah aplikasi adalah ketika pengguna merasa terbantu dengan aplikasi tersebut. Untuk itu semua pemanfaatan data harus dicoba oleh korim, jangan khawatir rusak dan merasa tidak bisa, pasti semua bisa. (selama tidak melakukan delete, data base akan aman tersimpan didalam database)
- Kesalahan entry data. Entry data imunisasi harus melaui form dulu baru mengsisi lewat tabel dan tentu saja melengkapi isian data dasar balita. Ada lagi kesalahan yang kami temukan yaitu petugas tidak memilih nama desa yang disediakan, hal ini menyebabkan data cakupan imunisasi per desa tidak valid untuk dianalisa. Hal ini karena computer akan membedakan desa, sebagai contoh desa yang dianalisa adalah Desa –Gerihmaju-, maka ketika petugas mengisi sendiri dengan -gerih maju- data tersebut tidak akan dihitung.
Secara umum, tidak ditemukan kendala yang berarti, artinya tinggal dua langkah lagi yg harus dilakukan :
- Menggabung data di level kabupaten
- Mengintegrasikan data kabupaten ke web Dinkesjatim.go.id
Semoga lancar ,sukses dan tetap semuanya tetap semangat. Amiin…………




