Perkembangan SIMPUStronik dan SIMPUS di Jawa Timur

Beberapa waktu yang lalu Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur Melakukan pertemuan yang membahas tentang pencatatan dan pelaporan. Menurut hasil evaluasi, Di Jawa Timur pada saat ini terbagi dalam 3 mazhab besar simpus yang terdiri dari Mazhab Simpustronik Ngawi, Mazhab SIMPUS web Base, dan Mazhab SIMPUS lain-lain yang dikembangkan oleh masing-masing kabupaten. Mazab lain-lain ini waluapun kurang populer...

July 12th, 2010

Prinsip Kohort berbasis Data Base

Kohort sebenarnya adalah sebuah buku bantu yang berisi rekap catatan2 yang paling penting diantara catatan  penting di kartu Ibu (rekam medis Ibu Hamil). Dari kohort inilah nanti akan dapat dilihat secara sekilas dan menjadi dasar penghitungan K1, K4, KN1, Pertolongan Persalinan Tenaga Kesehatan dan beberapa variabel data pencapaian program KIA yang merupakan data vital di Standar Pelayanan Minimal...

July 9th, 2010

Yang Baru Di SIMPUStronik

Awal tahun ini, tim SIK dinas Kesehatan Ngawi bekerjasama dengan Bidang KIA Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, mencoba mengembangkan aplikasi Kartu Ibu dengan mengupdate beberapa fitur yang sesuai dengan permintaan programmer KIA. Adapun fitur baru tersebut adalah : k1 akses dan k1 murni otomatis; dengan mengisikan tanggal sesuai dengan DO KIA maka K1 dan K4 akan terisi secara otomatis. Kartu Skor...

June 11th, 2010

Aplikasi Imunisasi, ringan dan menyenangkan

Tiga hari kedepan, kami sharing dengan teman2 dinas kesehatan Blitar untuk membahas pencatatan rekam medis imunisasi individual, tadi pagi acara dibuka oleh Kadinkes Kab. Blitar dan dilanjutkan paparan oleh pak Win dari dinkes Prop. Jatim. Dalam paparan singkatnya, pak Win menyampaikan bahwa untuk imunisasi sudah ada wadah database di dunia maya melalui alamat : www.dinkesjatim.go.id/imunisasi. dari...

April 29th, 2009

Menggabung Data dari Puskesmas

Setelah puskesmas mengumpulkan data dengan melalui proses entry data saat pelayanan ke pasien, langkah pengembangan berikutnya adalah menggabungkan data dari masing-masing puskesmas. Dengan keterbatasan yang ada,data pun digabung dengan menggunakan perintah append query. Prinsip umum menggabungkan data dari masing-masing puskesmas menjadi 1 data base,jadi data pasien baru dari 24 puskesmas digabung...

March 5th, 2009

SIMPUSTRONIK, sebuah catatan ringan

Berawal dari semakin terjangkaunya harga PC, tepatnya sekitar pertengahan tahun 2002, Kepala Puskesmas Jogorogo ab. Ngawi, dr. Ary W, alm, memaparkan sebuah gagasan tentang kemudahan pencaarian data rekam medis menggunakan bantuan PC.  Saat itu beliau menyajikan rekaman nomor registrasi pasien dengan menggunakan program microsoft excell, sederhana memang.. tapi cukup membantu mengurangi ‘ceriwis...

February 22nd, 2009